MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA

PENGADILAN AGAMA KEDIRI

Jl. Sunan Ampel No. 1 Kediri, Telp./Fax. 0354-683819

e-mail : pakotakediri@gmail.com

MENU UTAMA

Login

Tingkat Kasasi :

  1. Permohonan kasasi didaftarkan kepada Petugas Meja I Pengadilan Agama. Diajukan dalam waktu 14 hari setelah pemberitahuan amar putusan banding disampaikan. Penghitungan 14 hari dimulai pada hari berikutnya (besoknya) setelah putusan diucapkan atau setelah putusan diberitahukan. Apabila hari ke 14 jatuh pada hari libut, maka diperpanjang sampai hari kerja berikutnya;
  2. Petugas Meja I menaksir besarnya panjar biaya kasasi yang dituangkan dalam SKUM dengan acuan Surat Keputusan Ketua Pengadilan Agama Kediri tentang panjar biaya perkara tingkat pertama, banding, kasasi, peninjauan kembali, sita jaminan, eksekusi, pemeriksaan setempat dan biaya PNBP yang telah ditempel pada papan pengumuman di ruang tunggu;
  3. Petugas Meja I menyerahkan berkas permohonan kasasi yang dilengkapi dengan SKUM kepada pihak yang bersangkutan untuk membayar uang panjar yang tercantum dalam SKUM tersebut ke Bank BRI Unit STAIN Kediri;
  4. Setelah menerima bukti pembayaran, Pemegang Kas lalu menandatangani dan membubuhkan cap lunas pada SKUM. Permohonan kasasi dapat diterima apabila panjar biaya perkara kasasi yang tercantum dalam SKUM telah dibayar lunas;
  5. Panitera pada hari yang sama dengan pelunasan panjar biaya perkara kasasi membuat akta pernyataan kasasi dan Petugas Meja II mencatat permohonan kasasi tersebut dalam Buku Register Induk Perkara Gugatan dan Buku Register Permohonan Kasasi;
  6. Dalam waktu 7 hari kerja permohonan kasasi harus sudah diberitahukan kepada pihak lawan;
  7. Memori kasasi selambat-lambatnya 14 hari sesudah permohonan kasasi terdaftar harus sudah diterima pada Kepaniteraan Pengadilan Agama Kediri dengan menyertakan dokumen elektronik berupa compact disc atau flash disc. Apabila dalam waktu tersebut memori kasasi belum diterima, pemohon kasasi dianggap tidak menyerahkan memori kasasi. Penghitungan 14 hari tersebut sama dengan pada huruf (a) di atas;
  8. Panitera memberikan tanda terima atas penerimaan memori kasasi dan dalam waktu selambat-lambatnya 7 hari salinan memori kasasi harus diberitahukan kepada pihak lawan;
  9. Setelah memori kasasi diberitahukan kepada pihak lawan, kontra memori kasasi selambat-lambatnya 14 hari harus sudah disampaikan kepada kepaniteraan Pengadilan Agama Kediri dengan menyertakan dokumen elektronik berupa compact disc atau flash disc untuk diberitahukan kepada pihak lawan;
  10. Dalam waktu 60 hari sejak permohonan kasasi diajukan, berkas permohonan kasasi berupa bundel A dan bundel B harus dikirim ke Mahkamah Agung;
  11. Apabila syarat formal permohonan kasasi tidak dipenuhi oleh Pemohon Kasasi, maka berkas perkaranya tidak dikirimkan ke Mahkamah Agung. Panitera Pengadilan Agama membuat surat keterangan bahwa permohonan kasasi tersebut tidak memenuhi syarat formal. Berdasarkan surat keterangan Panitera tersebut dan setelah meneliti kebenarannya, Ketua Pengadilan Agama membuat penetapan yang menyatakan bahwa permohonan kasasi tersebut tidak dapat diterima. Dengan keluarnya penetapan Ketua tersebut, maka putusan yang dimohonkan kasasi menjadi berkekuatan hukum tetap dan terhadap penetapan tersebut tidak dapat dilakukan upaya hukum;

PROSEDUR DAN PROSES PENYELESAIAN PERKARA TINGKAT BANDING

PROSEDUR :

Langkah-langkah yang harus dilakukan Pemohon Banding :

  1. Pemohon banding harus didampaikan secara tertulis atau lisan kepada Pengadilan Agama/ Mahkamah Syari'ah dalam tenggang waktu :
  2. 14 (empat belas) hari, terhitung mulai hari berikutnya dari hari pengucapan putusa, pengumuman pemberitahuan putusan kepada yang berkepentingan;
  3. 30 (tiga puluh)hari bagi pemohon yang tidak bertempat di kediaman di wilayah hukum Pengadilan Agama/Mahkamah Syari'ah yang memutus perkara tingkat pertama (Pasal 7 No. 20 tahun 1947).
  4. Membayar biaya perkara banding (Pasal 7 Undang Undang No. 20 tahun 1947, Pasal 89 Undang Undang No. 7 tahun 1989 yang diubah dengan Undang Undang No. 3 tahun 2006).
  5. Panitera memberitahukan adanya permohonan banding (Pasal 7 Undang Undang No. 20 tahun 1947).
  6. Pemohon banding dapat mengajukan memori banding dan Termohon banding dapat mengajukan kontra memori banding (Pasal 11 ayat (3) Undang Undang No. 20 Tahun 1947).
  7. Selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari setelah permohonan diberitahukan kepada pihak lawan, Panitera memberi kesempatan kepada kedua belah pihak untuk melihat surat-surat berkas perkara di kantor Pengadilan Agama/Mahkamah Syari'ah (Pasal 11 ayat (1) Undang Undang No. 20 tahun 1947).
  8. Berkas perkara dikirim ke Pengadilan Tinggi Agama/Mahkamah Syari'ah Provinsi oleh Pengadilan Agama/Mahkamah Syari'ah selambat-lambatnya dalam waktu 1 (satu) bulan sejak diterima perkara banding.
  9. Salinan putusan bading dikirim oleh Pengadilan Tinggi Agama/Mahkamah Syari'ah Provinsi ke Pengadilan Agama/Mahkamah Syari'ah yang memeriksa perkara pada tingkat pertama untuk disampaikan kepada para pihak.
  10. Pengadilan Agama/Mahkamah Syari'ah menyampaikan salinan putusan kepada para pihak.
  11. Setelah putusan memperoleh hukum tetap maka Panitera :

          a. Untuk perkara cerai talak :

  1. Memberitahukan tentang penetapan hari sidang penyaksian ikrar talak dengan memanggil Pemohon dan Termohon;
  2. Memberikan Akta Cerai sebagai surat bukti cerai selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari.

         b. Untuk perkara cerai gugat :

Memberikan Akta Cerai sebagai surat bukti cerai selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari.

PROSES PENYELESAIAN PERKARA :

  1. Berkasperkara banding dicatat dan diberi nomor register.
  2. Ketua Pengadilan Tinggi Agama/Mahkamah Syari'ah provinsi membuat Penetapan Majelis Hakim yang akan memeriksa berkas.
  3. Panitera menetapkan panitera pengganti yang akan membantu Majelis Hakim Tinggi.
  4. Panitera pengganti menyerahkan berkas kepada Ketua Majelis.
  5. Panitera pengganti mendistribusikan berkas perkara ke Majelis Hakim Tinggi.
  6. Majelsi Hakim Tinggi memutus perkara banding.
  7. Salinan putusan dikirimkan kepada kedua belah pihak melalui Pengadilan Tingkat Pertama.

Tingkat Pertama :

  1. Untuk pendaftaran perkara pencari keadilan harus datang sendiri atau kuasa hukumnya ke Pengadilan Agama dengan menyerahkan gugatan atau permohonan yang ditujukan kepada Ketua Pengadilan Agama Kediri sebanyak jumlah pihak ditambah 4 (empat) rangkap termasuk asli untuk Majelis dengan dilampiri surat kuasa khusus (bila pencari keadilan menguasakan kepada pihak lain) dan fotocopi kartu anggota advokat (bagi yang menggunakan jasa advokat);
  2. Setelah menerima dan memeriksa kelengkapan berkas, Petugas meja I lalu menaksir panjar biaya perkara dengan acuan Surat Keputusan Ketua Pengadilan Agama Kediri tentang panjar biaya perkara tingkat pertama, banding, kasasi, peninjauan kembali, sita jaminan, eksekusi, pemeriksaan setempat dan biaya PNBP yang telah ditempel pada papan pengumuman di ruang tunggu;
  3. Setelah menaksir biaya perkara, Petugas Meja I membuat SKUM (Surat Kuasa Untuk Membayar) dalam rangkap 4 (empat) untuk diteruskan kepada Pemegang Kas. Pemegang Kas lalu menyampaikan SKUM lembar pertama kepada pencari keadilan untuk dibayarkan ke Bank BRI Unit STAIN Kediri;
  4. Setelah menerima bukti setor dari Bank, Petugas Meja I, membukukannya dalam buku jurnal keuangan perkara lalu membubuhkan cap tanda lunas dan memberi nomor perkara pada SKUM.
  5. Pemegang Kas menyerahkan berkas perkara kepada pencari keadilan agar didaftarkan kepada Petugas Meja II. Dan Petugas Meja II lalu menyerahkan satu rangkap surat gugatan / permohonan yang telah terdaftar berikut SKUM lembar kedua kepada Pencari Keadilan. Dan Petuga Meja II mencatat perkara tersebut dalam Buku Register Induk Gugatan/Permohonan sesuai dengan nomor perkara yang tercantum pada SKUM. Selanjutnya Pencari Keadilan dipersilahkan untuk pulang untuk menunggu panggilan sidang yang akan disampaikan oleh Jurusita / Jurusita Pengganti ke alamat yang ditunjuk dalam surat gugatan / permohonnya.
  6. Khusus untuk permohonan berperkara secara prodeo dengan prosedur sebagai berikut :
    1. Berperkara secara prodeo diajukan melalui Petugas Meja I bersama dengan gugatan/permohonan dengan melampirkan surat keterangan tidak mampu dari Kepala Kelurahan atau surat keterangan tunjangan sosial lainnya seperti KKM, JAMKESMAS, Kartu PKH dan Kartu BLT;
    2. Petugas Meja I setelah meneliti kelengkapan berkas permohonan secara prodeo, kemudian membuat SKUM nihil;
    3. Pemegang Kas membukukan panjar biaya perkara dalam Buku Jurnal keuangan perkara dengan nilai Rp. 0,00 (nihil);
    4. Apabila permohonan berperkara secara prodeo dikabulkan, maka biaya perkara dibebankan kepada DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) sesuai dengan mekanisme pembayaran yang telah ditetapkan;
    5. Apabila permohonan berperkara secara prodeo tidak dikabulkan, maka Penggugat/Pemohon diperintahkan membayar biaya perkara dalam jangka waktu 14 hari setelah dijatuhkannya Putusan Sela. Jika tidak dipenuhi, maka gugatan/ permohonan tersebut dicoret dari daftar perkara;

 

PENGUNJUNG

220414
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Kemarin
Bulan Ini
Bulan Kemarin
All days
471
717
2394
214550
6387
16318
220414

Your IP: 54.91.171.137
2017-12-14 16:48

Who's Online

We have 19 guests and no members online

S I P P

MA-RI

PTA SURABAYA

PUTUSAN

KOTA KEDIRI

INFO PERKARA