logo

Apel Pagi Plus Halal Bi Halal Hari Raya Idul Fitri 1440 H Pengadilan Agama Kediri

Senin, 10 Juni 2019 tepat masuk kerja hari pertama setelah lebaran Idul Fitri 1440 H, Pegawai dan karyawan Pengadilan Agama Kediri melaksanan Apel Pagi seperti biasa yang dilak
Apel Pagi Plus Halal Bi Halal Hari Raya Idul Fitri 1440 H Pengadilan Agama Kediri

Pelantikan Panitera Pengganti Pengadilan Agama Kediri

Pada Hari Jumat tanggal 14 Juni 2019, bertempat di Ruang Rapat Pengadilan Agama Kediri Kelas 1B dilaksanakan Pelantikan DR. BAYU ENDRAGUPTA, S.KOM., S.H.,M.H., NIP. 19841107.20
Pelantikan Panitera Pengganti Pengadilan Agama Kediri

Pelantikan Bapak Sumarum S.H.I. sebagai Hakim Pengadilan Agama Kediri

Senin, 10 Juni 2019, bertepatan dengan masuk pertama setelah  libur lebaran, pukul 09.00 WIB telah dilangsungkan acara pelantikan Hakim Pengadilan Agama Kediri Sumar’um,
Pelantikan Bapak Sumarum S.H.I. sebagai Hakim Pengadilan Agama Kediri

Upacara Peringatan Hari Lahirnya Pancasila 1 Juni 2019 Kita Indonesia Kita Pancasila

Sabtu, 1 Juni 2019, Pengadilan Agama Kediri mengadakan Upacara Bendera Untuk Memperingati Hari Lahirnya Pancasila ke 74. Bertempat di Halaman depan Gedung Kantor Pengadilan
Upacara Peringatan Hari Lahirnya Pancasila 1 Juni 2019 Kita Indonesia Kita Pancasila

Kunjungan SEKMA KABAWAS dan KABIRO UMUM di Kediri

Kediri, 09 Mei 2019, bertempat di Aula Pengadilan Negeri Kediri seluruh warga peradilan di Kota Kediri menerima kunjungan dari pimpinan tinggi dari MARI yaitu, Bapak Sekretaris
Kunjungan SEKMA KABAWAS dan KABIRO UMUM di Kediri

Biaya Perkara

Estimasi panjar biaya yang dibayar oleh pihak yang berperkara dalam proses penyelesaian suatu perkara.

SIPP

Melalui Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), anda akan mengetahui tahapan, status dan riwayat perkara.

Jadwal Sidang

Pengadilan Agama Kediri memberikan kemudahan akses informasi jadwal sidang untuk para pihak yang sedang berperkara.

SIWAS

SIWAS adalah aplikasi pengaduan yang disediakan oleh Badan Pengawasan Mahkamah Agung Republik Indonesia.

e-court

Layanan Pendaftaran Perkara, Taksiran Panjar Biaya Perkara, Pembayaran dan Pemanggilan yang dilakukan Secara Online.

Dipublikasikan oleh admin on . Hits: 626

SAKSI KELUARGA TERHADAP SEMUA JENIS ALASAN DALAM PERKARA PERCERAIAN

Oleh: Zuhrul Anam, S.H.I.

1. Pendahuluan

Pembahasan ini muncul setelah beberapa kali penulis mengikuti jalannya proses persidangan dalam kasus perceraian dan menemukan bahwa saksi yang dihadirkan oleh pihak adalah saksi keluarga walaupun perceraian tersebut selain alasan syiqaq. Sebagaimana ketentuan umum yang terdapat dalam pasal 145 HIR (Herzien Indonesis Reglement)/172 Rbg (Rechtsglement Buitengewesten) dan pada pasal 1910 BW (Burgelijk Wetboek) dinyatakan bahwa para anggota keluarga dan semenda dalam garis lurus dari para pihak tidak boleh didengar kesaksiannya. Namun, terdapat pengecualian dalam pasal 76 UU Nomor 7 Tahun 1989 dan dan pasal 22 ayat (2) PP Nomor 9 Tahun 1975 yang mana pada intinya saksi keluarga harus didengar jika alasan perceraian adalah syiqaq (perselisihan dan pertengkaran terus-menerus).

Sebelum penulis menjabarkan pembahasan tersebut, penulis telah menemukan setidaknya 2 artikel yang membahas tentang tema ini. Pertama, aertikel yang berjudul“Logische Spesialiteit” Saksi Keluarga Dalam Perkara Perceraian, yang ditulis oleh Muhamad Rizki, S.H. Dalam artikelnya, ia memaparkan bahwa saksi dari pihak keluarga hanya diperbolehkan pada alasan syiqaq. Analisis yang ia gunakan adalah dengan asas Lex Specialis Derogat Legi Generalis (aturan yang khusus harus didahulukan dari aturan yang bersifat umum). Menurutnya, pasal 76 UU Nomor 7 Tahun 1989 merupakan lex specialis dari pasal 145 dan 146 HIR/172 Rbg. Dan pada kesimpulannya, ia berpendapat bahwa saksi keluarga hanya boleh digunakan atas perkara perceraian dengan alasan perselisihan dan pertengkaran terus-menerus.


Selengkapnya KLIK DISINI

 

Hubungi Kami

Pengadilan Agama Kediri Klas IB

Jalan Sunan Ampel No.1
Ngronggo, Kota Kediri,
Jawa Timur 64127

(0354) 683819

(0354) 683819

pakotakediri@gmail.com